PlayStation kembali menjadi sorotan setelah Sony Interactive Entertainment mengumumkan dua keputusan besar yang akan mengubah ekosistem konsol buat para gamer. Sony memastikan PlayStation Store untuk PS3 dan PS Vita akan ditutup secara bertahap hingga resmi berakhir pada Juli 2027. Tak berhenti sampai di situ, perusahaan asal Jepang tersebut juga mengumumkan penghentian produksi game fisik untuk judul-judul baru mulai Januari 2028.
Dua kebijakan ini menandai berakhirnya era yang sudah menemani pemain selama bertahun-tahun. Bagi kolektor game fisik maupun pengguna PS3 dan PS Vita, kabar ini tentu menjadi momen yang cukup emosional.
PlayStation Store PS3 dan PS Vita Resmi Ditutup
![]() |
| PlayStation |
Sony mengungkapkan bahwa proses penutupan PlayStation Store tidak dilakukan sekaligus. Jadwalnya akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Penutupan pertama dimulai pada Agustus 2026 untuk wilayah Meksiko, Honduras, dan Nikaragua. Menjelang akhir 2026, layanan toko digital PS3 juga akan dihentikan di sejumlah negara lain di Amerika Latin dan Timur Tengah.
Seluruh layanan PlayStation Store untuk PS3 dan PS Vita kemudian akan resmi ditutup secara global pada Juli 2027.
Setelah layanan tersebut berakhir, pengguna tidak lagi dapat membeli game baru, DLC, maupun konten digital melalui kedua perangkat tersebut. Walau begitu, Sony memastikan pemain masih bisa mengunduh ulang game yang sebelumnya sudah dibeli melalui akun mereka. Hingga kini, Sony belum mengumumkan batas waktu fitur unduh ulang tersebut.
Alasan Sony Mengakhiri Dukungan PlayStation Store
Sony menjelaskan keputusan ini diambil karena sistem perdagangan digital dan teknologi pembayaran modern terus berkembang. Infrastruktur yang digunakan pada PS3 dan PS Vita sudah tidak mampu mengikuti standar keamanan terbaru.
Senior Director Content Communications Sony Interactive Entertainment, Sid Shuman, mengatakan sistem lama semakin sulit mendukung kebutuhan layanan digital saat ini. Karena itu, perusahaan memilih mengalihkan sumber daya untuk mengembangkan pengalaman bermain di platform PlayStation generasi terbaru.
Sebenarnya, Sony pernah mengumumkan rencana serupa pada 2021. Namun saat itu keputusan tersebut dibatalkan setelah mendapat banyak masukan dari komunitas pemain di seluruh dunia.
PlayStation Juga Akan Menghentikan Game Fisik
Selain menutup layanan PlayStation Store untuk konsol lawas, Sony juga mengumumkan perubahan besar lainnya.
Mulai Januari 2028, seluruh game baru PlayStation tidak lagi diproduksi dalam bentuk piringan cakram atau game fisik. Seluruh judul baru akan tersedia dalam format digital.
Pemain tetap bisa membeli kode digital melalui PlayStation Store maupun toko ritel yang bekerja sama dengan Sony. Artinya, toko fisik masih memiliki peran sebagai penjual voucher atau kode digital meski tidak lagi menjual cakram game baru.
Sony Menyesuaikan Kebiasaan Gamer Modern
Menurut Sony, keputusan beralih ke distribusi digital didorong oleh perubahan kebiasaan pemain. Semakin banyak gamer memilih membeli game secara digital karena lebih praktis dan dapat langsung diunduh tanpa harus menggunakan media fisik.
Langkah tersebut juga memungkinkan Sony lebih fokus mengembangkan layanan digital, meningkatkan aksesibilitas, serta menghadirkan pembaruan yang lebih cepat bagi pengguna PlayStation.
Meski begitu, perubahan ini kemungkinan akan memunculkan pro dan kontra. Sebagian gamer menyambut kemudahan distribusi digital, sementara kolektor game fisik harus bersiap mengucapkan selamat tinggal pada koleksi cakram baru yang selama ini menjadi bagian dari hobi mereka.
Apa Dampaknya Bagi Gamer?
Bagi pengguna PS3 dan PS Vita, waktu untuk membeli game digital semakin terbatas sebelum layanan resmi dihentikan.
Sementara itu, bagi pengguna PlayStation generasi terbaru, masa depan ekosistem Sony tampaknya akan sepenuhnya mengarah ke distribusi digital. Koleksi game fisik diperkirakan hanya akan tersisa untuk judul-judul yang telah dirilis sebelum kebijakan baru mulai berlaku pada 2028.

Komentar
Posting Komentar